TARAKAN – Meresapi salah satu makna bulan suci Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi, yakni kepedulian terhadap sesama, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)
Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kota Tarakan menggelar sebuah program bertajuk kepedulian sosial untuk kaum dhuafa dan masyarakat sekitar kawasan lindung. Program itu disebut, KPH Tarakan Berbagi.
Dikatakan Kepala UPTD KPH Kota Tarakan, program ini adalah ide sejumlah staf KPH Tarakan yang ingin menunjukkan bahwa KPH Tarakan tidak hanya pro kepada lingkungan tapi juga tidak melupakan hakikatnya sebagai makhluk sosial yang memiliki simpati dan empati terhadap sesama manusia yang membutuhkan. “Terlebih di bulan suci Ramadan ya, kepedulian itu, insya Allah akan diganjar pahala dari Allah SWT,” tuturnya.
Mengandalkan sokongan dana hasil kemandirian dan kepedulian para staf KPH Tarakan, program ini terbilang sukses digelar oleh tim yang diutus. Salah satunya, pada Jum’at (14/3) lalu, tim KPH Tarakan Berbagi menyasar sejumlah masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan dan panti asuhan. “Yang dibagikan kepada warga sasaran, sederhana saja. Yakni, sembako,” kata Suma.
Pada hari tersebut, tim KPH Tarakan Berbagi menyalurkan setidaknya 20 paket sembako untuk masyarakat sekitar kawasan lindung di Kelurahan Juata Kerikil dan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara; Kelurahan Pantai Amal, Tarakan Timur dan Kelurahan Kampung 1/Skip, Tarakan Tengah. Adapula 1 paket lainnya untuk panti asuhan yang berada di wilayah Jembatan Besi, Kelurahan Lingkas
Ujung, Tarakan Timur. Panti asuhan yang dipilih, yaitu Yayasan Almarhamah Indonesia.
“Kami harapkan, dengan terselenggaranya program ini, KPH Tarakan dapat terus menginspirasi dan memotivasi lebih banyak pihak untuk berbuat kebaikan,” ujarnya
Dalam pelaksanaannya sendiri, masyarakat penerima manfaat memberikan sambutan yang hangat. Tentu saja, karena mereka merasa terbantu secara ekonomi dan psikologis. “Saya ucapkan terima kasih kepada KPH Tarakan atas digelarnya kegiatan berbagi ini. Sungguh sangat membantu bagi warga seperti kami,” kata Parno, salah satu penerima manfaat.(*/tim)